China Akan Mereformasi Kebijakan Moneter

China telah mengumumkan akan membiarkan yuan untuk mengambang lebih bebas, sebagai bagian dari upayanya untuk mereformasi kebijakan moneter.

Keputusan itu muncul setelah mitra dagangnya telah ditekan untuk membiarkan yuan untuk menghargai. Beijing mempertahankan nilai mata uangnya secara artifisial rendah untuk membantu ekspor.

Perdana Menteri Wen Jiabao mengumumkan bahwa Beijing akan mendorong reformasi, menambahkan bahwa yuan mungkin sudah dekat ke tingkat optimal.

"Kami akan meningkatkan reformasi untuk nilai tukar, terutama dalam dua arah fluktuasi," kata Jiabao pada pertemuan NPC.

China, yang selama bertahun-tahun telah dipatok mata uangnya terhadap dolar AS, mulai membiarkan yuan agar kuat pada tahun 2005, tetapi dalam masih terukur dan terbatas. Telah meningkat hampir 8% terhadap dolar dalam 24 bulan terakhir.

Namun, perdagangan China dan analis ekonomi asing berpendapat bahwa meskipun peningkatan ini, yuan masih undervalued, yang memberikan Cina keuntungan yang tidak adil dalam perdagangan internasional

Cara Menghitung Pivot Points - Support - Resistant Forex

Pengertian Pivot Point Dan Cara Menghitung PP Dalam Analisis Forex. Pivot Point adalah teknik yang digunakan untuk melihat secara objektif harga dalam kaitannya dengan bagaimana perilaku harga di masa lalu. Dalam Pasar Forex sering terjadi perubahan tingkat di mana perubahan sentimen pasar dari bullish ke bearish atau sebaliknya.
Pivot Poin (PP) bekerja karena banyak investor dan operator di seluruh dunia menggunakan mereka dan mempercayai mereka. Hal ini juga penting untuk dicatat bahwa operator institusional (yang beroperasi untuk bank atau perusahaan besar) juga menggunakan jenis analisis ini . Hal ini juga diketahui oleh sebagian besar pedagang, pivot point adalah ukuran penting untuk mengukur sentimen pasar.

Cara Menghitung Pivot Points

Salah satu cara untuk menghitung pivot point adalah sebagai berikut:

PP = (H + L + C) / 3

PP= Pivot Points
H = Tinggi atau harga maksimum dari sesi sebelumnya
L = Harga Low atau minimum dari sesi sebelumnya
C = Close atau penutupan harga sesi sebelumnya
Semua data ini dari sesi sebelumnya, misalnya untuk menghitung PP sesi hari ini, kita membutuhkan data dari sesi kemarin.

Perhatikan contoh berikut
Misalkan ada  informasi harga di Pasar Forex sebagai berikut untuk EUR / USD dari sesi kemarin
Terbuka (O): 1,2386
Tinggi (H): 1,2474
Rendah (L): 1,2376
Tutup (C): 1,2458
PP akan
Pivot Points = (1,2474 + 1,2376 + 1,2458) / 3 = 1,2439
Rumus Menghitung Pivot Points di atas adalah sederhana. Hasil dari tingkat perhitungan  ini menunjukkan bahwa jika pasar berada di atas PP, maka pasar bullish. Sebaliknya, jika pasar di bawah PP maka anda dapat mengatakan bahwa pasar bearish.

Menghitung Support dan Resistance menggunakan PP

Dengan menggunakan metodologi yang sama juga dapat dihitung untuk mengetahui support dan resistance sebagai referensi. Tingkat ini dihitung sebagai berikut:

Support 1 (S1) = (PP x  2) - H
Resistance 1 (R1) = (PP x 2) - L
Support 2 (S2) = PP - (R1 - S1)
Resistance 2 (R2) = PP + (R1 - S1)

Jika kita lanjutkan dengan contoh di atas di mana PP = 1,2439

S1 = (1,2439 x 2) - 1,2474 = 1,2404
R1 = (1,2439 x 2) - 1,2376 = 1,2502
R2 = 1,2439 + (1,2636-1,2537) = 1,2537
S2 = 1,2439 - (1,2636-1,2537) = 1,2537
Selain berguna untuk mencoba penilaian tren, pivot point dapat digunakan sebagai titik masuk dan keluar. Seorang investor misalnya, dapa membeli mata uang jika harga menembus level resistance. Terimakasih telah membaca artikel tentang Pengertian atau Definisi Pivot points, rumus / cara menghitung dan cara menggunakan analisis dari pivot point.